Chat

KOLEKSI BUKU PENERBIT PENA PERSADA

T. Ade Surya, S.T., M.M. Dewi Wuryandani, S.T., M.M. Hilma Meilani, S.T., M.B.A. Audry Amaradyaputri Suryawan, M.T. Editor : Maxensius Tri Sambodo, Ph.D.

Cover Image

PLTN DALAM AGENDA ENERGI NASIONAL: Antara Kelayakan, Tantangan Tata Kelola, dan Krisis Penerimaan Publik


Judul Buku: PLTN DALAM AGENDA ENERGI NASIONAL: Antara Kelayakan, Tantangan Tata Kelola, dan Krisis Penerimaan Publik
Penulis Buku: T. Ade Surya, S.T., M.M. Dewi Wuryandani, S.T., M.M. Hilma Meilani, S.T., M.B.A. Audry Amaradyaputri Suryawan, M.T. Editor : Maxensius Tri Sambodo, Ph.D.
ISBN : -
Link : https://www.instagram.com/p/Da4mtymEXi_/

Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam memenuhi kebutuhan energinya di tengah peningkatan konsumsi dan ketergantungan tinggi pada energi fosil. Untuk mengatasi potensi krisis energi dan menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), transisi menuju energi baru dan terbarukan menjadi suatu keharusan. Salah satu opsi strategis yang kini kembali dipertimbangkan adalah pengembangan energi nuklir melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), yang dinilai mampu menyediakan listrik secara berkelanjutan, beremisi rendah karbon, dan berdaya beban dasar tinggi. Dalam bauran energi nasional, kontribusi energi nuklir diperkirakan mencapai 0,4–0,5% di tahun 2030 dan sekitar 11,7–12,1% di tahun 2060. Rencana pembangunan PLTN tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, dengan target operasional pada tahun 2032. Secara global, energi nuklir telah dimanfaatkan oleh lebih dari 30 negara dengan lebih dari 400 reaktor aktif. Indonesia sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam riset teknologi nuklir dan telah mengidentifikasi sejumlah lokasi potensial untuk pembangunan PLTN, didukung oleh kemajuan teknologi reaktor generasi terbaru yang lebih aman dan efisien.


Chat